Bagaiamana dengan Kota Banjarmasin? Di daerah ini ada 2 kejadian dengan luas lahan terdampak sekira 0,05 hektare.
Berdasar data tersebut, Rony mengharapkan masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
Kondisi lahan yang kering membuat api berpotensi cepat meluas, terutama apabila kebakaran tidak segera ditangani.
Untuk mengantisipasi meluasnya karhutla, dilakukan penanganan melalui operasi darat dan udara, termasuk water bombing di kawasan yang dinilai membutuhkan penanganan cepat.
Pemprov Kalsel mendapatkan bantuan helikopter dan satu pesawat dari BNPB.
Rinciannya, satu helikopter patroli, satu pesawat patroli dan tiga helikopter water bombing.
Helikopter ini berpatroli 3 – 4 jam dalam sekali penerbangan.
Adapun heli water bombing maksimal 3 jam terbang dalam sekali pengisian bahan bakar.
Ronny menjelaskan bantuan heli sudah diterima pada 14 Juli 2026.
“Heli WB (water bombing) digunakan untuk memadamkan karhurla yang titik apinya sulit dijangkau melalui jalur darat,” kata Rony.
Sebelumnya, Pemprov Kalsel juga mendapatkan bantuan dari BNPB berupa pelaksanaan modifikasi cuaca.
Tujuannya untuk membuat hujan buatan, agar tinggi air permukaan di lahan gambut tetap normal.
Dalam pelaksanaannya, garam yang ditabur maksimal 1 ton dalam sekali terbang menggunakan pesawat Cessna Caravan. (wartabanjar.com)







