Baca Juga: Zinedine Zidane Gantikan Deschamps di Timnas Prancis, Dikontrak Hingga 2030
Jurgen Klopp resmi ditunjuk menggantikan Julian Nagelsmann, setelah Jerman kembali tampil mengecewakan di Piala Dunia 2026.
Penunjukkan ini membuat Klopp sampai meninggalkan masa rehatnya yang tenang sebagai Head of Global Soccer di Red Bull.
Penunjukan tersebut diharapkan menjadi awal kebangkitan tim, yang dalam beberapa tahun terakhir terus kesulitan, memenuhi ekspektasi sebagai salah satu kekuatan tradisional sepak bola dunia.
Sejak tersingkir di fase grup Piala Dunia 2018, Jerman belum mampu menemukan kembali konsistensinya.
Hansi Flick maupun Nagelsmann gagal membawa perubahan signifikan, sehingga kini tanggung jawab besar berada di pundak Klopp.
Tidak perlu menunggu sampai Piala Dunia 2030. Performa Klopp sudah bakal dihakimi publik di UEFA Nations League 2026/2027, dan Euro 2028 di Inggris Raya.
Selain tekanan untuk meraih hasil, Lothar Matthaus juga menilai Klopp menghadapi tantangan besar dalam membangun kembali komposisi skuad Jerman.
Dalam beberapa tahun terakhir, Die Mannschaft dinilai terlalu bergantung pada sejumlah pemain lama.
Padahal, para pemian lama itu tidak lagi mampu menampilkan performa terbaiknya di level internasional.
Menurut Matthaus, salah satu pekerjaan utama Klopp adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pemain yang tersedia. Lalu membuka peluang bagi wajah-wajah baru.







