Jurgen Klopp Resmi Nakhodai Timnas Jerman, Pep Guardiola Tolak Italia
"Kami akan menjalani proses ini dengan rendah hati dan penuh kesabaran untuk membentuk tim yang berjuang satu sama lain, menikmati sepak bola, dan membuat masyarakat Jerman bangga mendukungnya," kata Klopp.
Dalam menjalankan tugasnya, Klopp akan didampingi tim kepelatihan yang sudah sangat dikenalnya.
Peter Krawietz dan Pepijn Lijnders kembali menjadi asisten, setelah bertahun-tahun bekerja bersama Klopp di Borussia Dortmund dan Liverpool.
Sementara Sven Bender melengkapi jajaran staf, setelah sebelumnya berpengalaman menangani tim muda Jerman.
Presiden DFB Bernd Neuendorf mengatakan, Klopp merupakan pilihan utama federasi sejak awal proses pencarian pelatih baru.
"Jurgen Klopp memiliki semangat, kredibilitas, dan kemampuan luar biasa untuk menginspirasi orang lain. Karena itu, ia menjadi pilihan pertama kami tanpa keraguan setelah Julian Nagelsmann mengundurkan diri," ujar Neuendorf.
Direktur olahraga DFB, Rudi Völler, juga meyakini Klopp merupakan sosok yang tepat untuk memimpin regenerasi tim nasional.
Menurutnya, Klopp telah berulang kali membuktikan kemampuannya mengembangkan pemain muda sekaligus meraih prestasi di bawah tekanan.
Rekam jejak Klopp memang sulit diragukan. Ia telah memimpin lebih dari 1.000 pertandingan sepanjang kariernya bersama Mainz, Borussia Dortmund, dan Liverpool.
Bersama Dortmund, ia mempersembahkan dua gelar Bundesliga serta DFB-Pokal, sedangkan di Liverpool ia mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama 30 tahun, dan membawa klub meraih trofi Liga Champions.
Kini tantangan berbeda menantinya di level internasional. DFB berharap pengalaman, karakter kepemimpinan, dan filosofi permainan Klopp mampu mengembalikan Jerman sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Target jangka menengah mereka adalah tampil kompetitif di Euro 2028, sebelum memburu prestasi terbaik pada Piala Dunia 2030.
Pep Guardiola Tolak Tawaran Latih Timnas Italia
Kabar kurang mengenakkan datang dari Italia. Pep Guardiola dipastikan tidak akan menjadi pelatih baru Timnas Italia. Ia dikabarkan menolak tawaran resmi dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Keputusan tersebut membuat FIGC kini mengalihkan fokus kepada Andrea Pirlo, sebagai kandidat terdepan untuk mengisi posisi pelatih kepala.