WARTABANJAR,COM, TANJUNG- Bupati Tabalong melepas 76 peserta pelatihan BLK ke Operator Preparation Program (OPP) PT Sapta Indra Sejati (PT SIS) Site ADMO di Balai Dandung Suchrowardi, Kompleks Pendopo Bersinar, Tanjung, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Selasa (14/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada PT SIS yang dinilai telah menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Bupati menegaskan, kesempatan yang diperoleh para peserta merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat.

Karena itu, ia meminta para calon karyawan tidak menyia-nyiakan amanah yang telah diberikan.

"Kesempatan hanya datang satu kali. Kalian adalah yang terbaik jika melihat ketatnya persaingan. Jaga nama baik diri sendiri, orang tua, dan Kabupaten Tabalong sebagai putra-putri daerah yang bekerja di daerah sendiri," pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya attitude dan akhlak selama bekerja di perusahaan.

"Yang utama adalah attitude dan akhlak. Jadilah putra-putri Tabalong yang unggul dan berakhlak," kata Bupati.

Selain itu, Bupati mengajak PT SIS untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan mencetak tenaga kerja lokal yang mampu menjadi "pemain" di daerahnya sendiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, Hadi Ismanto, menjelaskan bahwa 76 peserta yang dilepas merupakan warga Kabupaten Tabalong seluruhnya.

Menurut Hadi, sebanyak 22 peserta berasal dari pelatihan alat berat di Balai Latihan Kerja (BLK) pada periode sebelumnya, sedangkan delapan peserta merupakan lulusan pelatihan tahun ini.

Selanjutnya, seluruh peserta akan mengikuti pendidikan selama enam bulan langsung di PT SIS.

"Tahapan berikutnya, 76 peserta ini akan menjalani pendidikan selama enam bulan di PT SIS," ujar Hadi.

BACA JUGA: Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Tabalong Pantau Program Ayah Antar Sekolah

BACA JUGA: Bupati Tabalong Apresiasi Sosialisasi LKS Tripartit, Perkuat Sinergi Pemerintah, Perusahaan dan Pekerja

Chief Operation PT Sapta Indra Sejati Site ADMO, Agus Harsanto, mengatakan para peserta masih harus menjalani proses pendidikan dan evaluasi disiplin kerja.