Krisis Memori Membuat Pasar PC Global Turun, Harga Per Unit Melejit

Baca Juga: Saham Nvidia Melemah, Investor Beralih ke Produsen Chip Memori

Baca Juga: iPhone 17 Pro Max Masuk Kapsul Waktu, Akan Dibuka 250 Tahun Lagi

IDC tidak mengungkap seberapa besar kenaikan pendapatan yang diraih vendor saat pengiriman PC justru lesu.

IDC memperkirakan krisis memori belum akan mereda hingga awal 2028. Artinya, produsen PC diperkirakan masih akan menghadapi kenaikan biaya produksi dan harga perangkat, dalam beberapa waktu ke depan.

IDC juga menilai pertumbuhan pasar PC akan melambat pada paruh kedua (enam bulan terakhir) 2026. Hal ini disebabkan oleh strategi menimbun stok komponen yang kemungkinan tak bisa lagi dilakukan vendor PC, lantaran harga komponen saat ini sudah melambung tinggi.

Pertumbuhan seperti ini, lanjut IDC, dikhawatirkan dapat memperlambat siklus pembaruan (upgrade) PC di kalangan konsumen maupun perusahaan.

IDC juga melihat krisis memori mendorong konsolidasi industri. Vendor besar dinilai lebih mudah mengamankan pasokan memori, karena memiliki daya beli tinggi dan hubungan jangka panjang dengan pemasok.

“Seiring memburuknya kondisi pasar, kemampuan mengelola rantai pasok menjadi semakin penting,” ujar Vice President Consumer Devices IDC, Jean Philippe Bouchard, di keterangan yang sama.

“Vendor terbesar berada dalam posisi terbaik untuk merebut pangsa pasar dari pesaing yang lebih kecil,” tambah Jean.

Lebih lanjut mengenai pasar PC global kuartal II-2026, meski secara keseluruhan turun, ada satu vendor PC yang mencatatkan kenaikan cukup signifikan, yaitu Apple.