WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Progres pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Selatan telah mencapai 36 persen, atau melampaui target berjalan sebesar 32,5 persen.

Meski demikian, capaian pendataan di setiap kabupaten/kota masih bervariasi dan Banjarbaru termasuk daerah yang progresnya berada di bawah rata-rata provinsi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, Mukhamad Mukhanif, mengatakan pendataan usaha memiliki tantangan tersendiri. Namun, secara keseluruhan pelaksanaannya masih berjalan sesuai target.

”Target berjalan saat ini 32,5 persen, sedangkan progresnya sudah mencapai 36 persen. Artinya sedikit berada di atas target,” ujarnya di sela sela pendataan petugas di Pasar Bauntung, Kota Banjarbaru, Kamis (09/07/2026).

Menurut Mukhanif, progres pendataan di Banjarbaru masih berada di bawah rata-rata capaian Kalsel.

”Capaian antar-kabupaten/kota berbeda-beda. Banjarbaru termasuk yang progresnya di bawah rata-rata provinsi, sekitar 32 persen,” katanya.

Untuk mendorong capaian tersebut, BPS menerjunkan pegawai tambahan ke sejumlah lokasi yang menjadi pusat kegiatan usaha seperti Pasar Bauntung Banjarbaru.

Baca Juga: Tepis Kekhawatiran Responden Sensus Ekonomi 2026, BPS Kalsel Jamin Kerahasiaan Data

Baca Juga: Percepat Proses Sensus Ekonomi, BPS Kalsel Sasar Pedagang Pasar Bauntung Banjarbaru

”Kami membantu pendataan di tempat konsentrasi usaha, contohnya pasar ini,” jelasnya.

Mukhanif menilai, kehadiran petugas secara bersama-sama turut meningkatkan kepercayaan pedagang terhadap pelaksanaan sensus.

”Dengan cara ramai-ramai ke sini, pedagang menjadi tahu bahwa pendataan ini resmi,” lanjutnya.

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 ditargetkan selesai pada 31 Agustus mendatang.

”Setiap hari progresnya harus bertambah sekitar 1,5 persen hingga 31 Agustus,” ucap Mukhanif.

Meski dikejar waktu, ia menekankan progres pendataan tetap perlu dijaga, agar beban petugas tidak menumpuk menjelang berakhirnya masa sensus.

”Kita tidak harus terlalu cepat, tetapi juga tidak boleh lambat karena dikejar waktu, dan energi petugas terbatas. Setiap hari harus ada progres,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Ikhsan)