Badan Pengelola Meratus UNESCO Global Geopark Temukan Kadal Terbang di Batu Gamping HST
Pengalaman menarik juga dirasakan oleh anggota tim Bidang Publikasi Badan Pengelola Meratus UNESCO Global Geopark, Andre Fredly, yang untuk pertama kalinya menyaksikan secara langsung keberadaan kadal terbang di habitat alaminya.
“Saya sempat mengira satwa tersebut hanyalah kadal biasa yang berada di batang pohon. Namun ketika ia membuka selaput di sisi tubuhnya lalu meluncur ke pohon lain, saya benar-benar terkejut. Pengalaman ini memberikan kesan tersendiri sekaligus membuka wawasan saya mengenai kekayaan fauna yang ada di kawasan Geopark Meratus,” ungkap Andre.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa setiap kegiatan monitoring tidak hanya menghasilkan data teknis, tetapi juga menghadirkan pengalaman lapangan yang memperlihatkan secara langsung pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Temuan Draco cornutus semakin memperkuat nilai penting Situs Batu Gamping Batu Laki sebagai kawasan yang tidak hanya memiliki kekayaan geologi, sejarah, dan budaya, tetapi juga berperan sebagai habitat berbagai flora dan fauna khas Kalimantan.
Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, Badan Pengelola Meratus UNESCO Global Geopark berharap berbagai potensi kawasan dapat terdokumentasi dengan baik sebagai dasar pengelolaan geopark yang berkelanjutan serta mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan warisan alam yang dimiliki Kalimantan Selatan. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)
Editor Restu