WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Presenter Ruben Onsu membongkar fakta di balik gugatan cerainya dulu terhadap Sarwendah.

Dalam wawancara pada Selasa (7/7/2026), Ruben mengatakan selama ini selalu memilih diam ketika dia disalahkan dan menjadi pihak antagonis karena menggugat cerai Sarwendah.

"'Kan lo yang ceraiin bini lo,' tunggu," kata Ruben.

Ia lalu mencoba meluruskan anggapan itu dengan menceritakan kisah masa lalunya sebelum memutuskan berpisah dari Sarwendah.

"Kami berdua (bicara) baik-baik, 'siapa yang mau daftar?' Ya udah aku aja, maksudnya gue. Jadi orang bilang 'Ruben yang menceraikan,'" ujarnya.

BACA JUGA: Ruben Onsu Siap Hadapi Ancaman Sarwendah, Minola: Mereka Bangun Opini Mengerikan

BACA JUGA: Sarwendah Datangi KPAI, Serahkan Bukti Nafkah dari Ruben Onsu

Ruben mengatakan pada saat itu semua diproses secara baik-baik, bahkan membuat kesepakatan bersama untuk mengatur beberapa hal.

Tetapi di saat Ruben bahkan belum mendaftarkan gugatan, kabar perceraian itu beredar, menyebut bahwa Sarwendah berkonsultasi ke Pengadilan Agama.

"Terus dia nanya 'loh kok ini keluar (beritanya)?'" ujar Ruben menirukan ucapan Sarwendah.

Ia kemudian menjawab, "Mungkin pengacara lo yang konsultasi."

Ruben menegaskan bahwa sejak awal ia tidak pernah membongkar perceraiannya itu ke publik.

Ia bahkan mengaku tak tahu siapa yang "nyelonong" ke Pengadilan sehingga kemudian beredarlah kabar itu.

"Sebelum saya didaftarin, ada duluan berita itu keluar. Dari pihak siapa?" imbuhnya.

Sebenarnya selama ini Ruben memilih diam, tetapi semakin lama justru ia merasa kian disudutkan atas keputusan yang sebenarnya sudah menjadi kesepakatannya dengan Sarwendah.

"(Dituding) 'Lo yang ceraiin bini lo.' Enggak ada," tegas Ruben. "Tapi makin kayak-kayaknya makin ambil posisi orang tersakiti. Kok saya nontonnya lama-lama, 'loh, loh, kita malah tambah enggak kompak.' Bingung aja gue," jelasnya.

Gugatan cerai Ruben didaftarkan pada 11 Juni 2024 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Setelah menjalani beberapa kali persidangan, keduanya resmi cerai pada Selasa, 24 September 2024.