Selain pelayanan sosial, Dinas Sosial juga menyoroti upaya percepatan penanggulangan kemiskinan melalui Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TPKD) yang diketuai Wakil Bupati Balangan dan melibatkan Bappeda serta berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurut Ribowo, tujuan utama TPKD adalah mempercepat penurunan angka kemiskinan dengan memastikan masyarakat yang masuk dalam desil 1, 2, dan 3 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) memperoleh pelayanan dasar secara optimal.
“SKPD terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan instansi lainnya diharapkan memastikan masyarakat yang masuk kategori desil 1, 2, dan 3 mendapatkan pelayanan dasar sehingga kesejahteraannya meningkat,” jelasnya.
Ia menambahkan, data DTSEN diperbarui setiap tiga bulan sehingga jumlah masyarakat dalam kelompok desil tersebut dapat berubah.
Semakin sedikit warga yang berada pada desil 1, 2, dan 3, maka semakin menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan.
Karena itu, Ribowo mengajak seluruh ASN untuk berkolaborasi dengan memberikan informasi apabila masih ada masyarakat yang belum menerima bantuan atau layanan yang menjadi haknya, baik melalui Dinas Sosial maupun SKPD yang tergabung dalam Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah.
Di akhir penyampaiannya, Ribowo juga menjelaskan bahwa Dinas Sosial bekerja sama dengan BPBD dalam penyelenggaraan SPM bidang kebencanaan.







