Perjalanan itu mulai membuahkan hasil saat Ikhwan meraih juara pertama Grade D pada kejuaraan Level III Asia di Solo pada 2024.
Prestasi tersebut kemudian disusul medali perak pada kejuaraan Level II di Yogyakarta pada Februari 2026.
Dalam olahraga menembak, setiap atlet harus mengumpulkan poin untuk naik jenjang grading, mulai dari Grade U, Grade D, Grade C, Grade B hingga Grade Master.
”Kalau sudah dapat nilai, nanti naik grading. Dari Grade U naik ke D, lalu sekarang sudah di Grade C,” jelas Ikhwan.
Persiapan menuju Kejuaraan Tembak Reaksi AA IPSC Level II Tingkat Nasional di Jakarta, ungkapny, dilakukan dengan meningkatkan intensitas latihan bersama Titan Shooting Club.
”Sebulan terakhir hampir setiap minggu latihan tiga sampai empat kali,” bebernya.
Latihan tersebut digelar di kawasan eks Plaza Futsal Jalan Pramuka, Banjarmasin. Intensitas latihan bahkan semakin ditambah saat mendekati hari pertandingan.
”Kalau sudah mendekati event, hampir setiap hari latihan,” tuturnya.
Ikhwan berharap pencapaian yang diraihnya dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus membuktikan bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk terus berprestasi.
”Alhamdulillah hasilnya ada saja. Mudah-mudahan ke depan bisa terus lebih baik lagi,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







