Di atas lahan itu ditanam sekitar 2.500 batang melon varietas Rock yang dipilih sebagai komoditas utama agrowisata.

Hairani menjelaskan, varietas Rock dipilih karena memiliki ukuran buah yang relatif besar, rasa manis, serta daging buah berwarna kuning hingga oranye.

“Melon Rock memiliki daging buah berwarna kuning hingga oranye, rasanya manis, dan ukuran buahnya relatif lebih besar dibandingkan beberapa varietas lainnya. Karena itu, jenis ini yang kami pilih untuk dikembangkan di Desa Jatuh,” ujarnya.

Pemilihan varietas tersebut ternyata mendapat respons positif dari masyarakat.

Sejak hari pertama pembukaan, penjualan melon berhasil menembus lebih dari dua ton.

Bagi Hairani, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa konsep wisata berbasis pertanian memiliki potensi untuk terus dikembangkan di pedesaan.

Selain menjadi sarana pemasaran hasil panen, agrowisata juga dapat menjadi ruang edukasi bagi masyarakat.

Karena itu, saat mendampingi pengunjung memilih buah, Hairani turut membagikan cara memilih melon yang matang dan memiliki tingkat kemanisan yang baik.

“Untuk memilih melon yang matang, pilih buah yang memiliki pola netting atau jaring pada kulit yang rapat dan jelas. Selain itu, warna kulitnya cenderung hijau tua atau lebih gelap. Melon dengan ciri tersebut biasanya memiliki tingkat kemanisan yang baik dan daging buah berwarna kuning hingga oranye,” jelasnya.

Hairani juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah terhadap pengembangan sektor pertanian dan inovasi yang dijalankan melalui kolaborasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan, termasuk melalui penerbitan SK operasional untuk tunjangan operasional periode Juli hingga Desember. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi di sektor pertanian,” katanya.

Menurut Hairani, keberhasilan agrowisata petik melon ini diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

Selain meningkatkan pendapatan desa, usaha tersebut juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, mulai dari proses budidaya hingga pelayanan kepada pengunjung.