“Pelatihan ini memberi kami keterampilan baru yang memiliki nilai jual. Selain belajar membuat buket bunga, kami juga mendapatkan ilmu tentang packaging dan marketing, yang sangat berguna jika ingin membuka usaha sendiri,” katanya.
Sanita mengaku sempat mengalami kesulitan saat pertama kali belajar merangkai buket bunga. Namun, pelatihan tersebut justru membuatnya semakin termotivasi untuk terus berkreasi.
“Awalnya memang terasa rumit karena kami belum pernah membuat buket bunga. Tetapi setelah mengikuti pelatihan ini, kami justru menjadi lebih termotivasi untuk terus berkreasi dan mengembangkan usaha, yang mampu bersaing di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” tuturnya.
Menurutnya, pelatihan tersebut membuka peluang baru bagi ibu rumah tangga untuk memperoleh penghasilan tambahan, tanpa harus meninggalkan peran mereka di keluarga.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ketua TP PKK Kabupaten HST yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Pelatihan seperti ini memberikan kesempatan bagi ibu-ibu untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Adew)







