Tingginya banderol ini tak lepas dari performa impresif Diomande bersama Pantai Gading di Piala Dunia 2026, yang membuat nilainya terus melambung setiap kali ia tampil mengesankan di atas lapangan.
Leipzig sendiri disebut sengaja menahan keputusan penjualan hingga turnamen Piala Dunia 2026 berakhir, dengan harapan harga jualnya bisa semakin tinggi seiring banyaknya klub besar yang ikut tertarik. (Wartabanjar.com)







