WARTABANJAR.COM - Rencana Manchester United berburu pemain lini tengah telah diganjal Bournemouth. Klub itu menyampaikan peringatan keras tak ada penjualan atas Alex Scott pada musim panas 2026. Setan Merah pun kini mesti mengalihkan fokus ke target lain.

Kebutuhan dua gelandang baru jadi agenda utama Manchester United di jendela ini, seiring kontrak Casemiro yang tidak diperpanjang, dan rencana penjualan Manuel Ugarte. Satu slot disebut sudah terisi oleh Ederson dari Atalanta, tinggal menunggu pengumuman resmi.

Upaya merekrut gelandang kedua tersendat. Setelah Mateus Fernandes direbut Tottenham Hotspur pada awal Juli, dan pintu menuju Alex Scott pun ditutup rapat oleh Bournemouth.

Setan Merah pun dikabarkan ganti mengincar gelandang muda milik Chelsea, Andrey Santos. Langkah ini diambil manajemen Setan Merah demi mengatasi krisis mendalam yang terjadi di sektor lini tengah mereka, menjelang bergulirnya musim baru Premier League.

Situasi di sektor gelandang Manchester United memang tengah kritis setelah kepergian Casemiro pada akhir Juni lalu, serta batalnya rencana penjualan Manuel Ugarte.

Kondisi ini membuat Setan Merah menyisakan Kobbie Mainoo sebagai satu-satunya pilar andalan di lini tengah, sehingga perburuan pemain baru di bursa transfer musim panas menjadi prioritas utama bagi Man United.

Baca Juga: Rencana Manchester United Buyar, Bournemouth Tutup Pintu untuk Pemainnya

Baca Juga: Tiga Klub Liga Inggris Setujui Syarat Lille Agar Mau Transfer Ayyoub Bouaddi

Rencana awal klub berantakan setelah Manuel Ugarte mengalami cedera parah saat membela Uruguay melawan Spanyol di ajang Piala Dunia 2026.

Gelandang berusia 25 tahun itu menggambarkan kondisinya sebagai cedera paling serius yang bisa dialami seorang pesepakbola.

Cedera ligamen lutut tersebut diperkirakan bakal memaksa Ugarte menepi hingga akhir tahun 2026, sekaligus memupus peluang klub untuk menjualnya.

Masalah kian pelik, lantaran beberapa target buruan Setan Merah lepas ke klub rival. Manchester City berhasil merekrut incaran utama, Elliot Anderson, dari Nottingham Forest dengan nilai fantastis 116 juta poundsterling atau setara Rp 2,7 triliun.