“Swasembada pangan itu nyata dan bisa dicapai apabila seluruh pihak mampu berkolaborasi, melakukan perencanaan yang terukur, dan mengeksekusinya secara efisien. Di Hulu Sungai Selatan saya melihat seluruh komponen pendukung, mulai dari lahan, benih, penyuluh, hingga dukungan pemerintah daerah telah berjalan dengan baik,” ujar Hanif.
Ia mengapresiasi kesiapan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam mendukung program nasional tersebut.
Menurutnya, pengelolaan sektor pertanian di daerah itu telah menunjukkan hasil yang baik dan layak menjadi contoh bagi daerah lain.
Hanif juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal implementasi program KSPEAN agar berjalan sesuai ketentuan dan terhindar dari berbagai persoalan hukum di kemudian hari.
Selain itu, ia meminta keberhasilan sektor pertanian dan capaian panen di daerah terus dipublikasikan agar mampu membangun optimisme serta meningkatkan minat masyarakat untuk berusaha di sektor pertanian.
“Panen-panen seperti ini harus terus digaungkan. Ketika masyarakat melihat hasil yang baik, akan tumbuh iklim usaha pertanian yang semakin bergairah dan mendorong tercapainya ketahanan pangan nasional,” katanya.
Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Selatan H. Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan ke daerahnya.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.







