Padahal, aturan UEFA menyatakan tribune harus dipasang pada fondasi penahan beban dan tidak boleh berbasis atau mengandung struktur tabung apa pun.
Karena itu, sempat ada wacana Como untuk sementara berkandang di stadion milik Sassuolo, Mapei, untuk menggelar laga-laga di kompetisi antarklub Eropa.
Situasi mirip 2024-2025, sebagai sebuah klub Como memang mengalami lesatan cepat, sampai-sampai mereka juga harus dituntut bekerja keras untuk meningkatkan kelayakan stadion.
Hanya dalam tujuh tahun, Como merangkak naik dari Serie D ke Serie A dan kini bahkan lolos ke kompetisi paling elite Benua Biru.
Pencinta Serie A tentu masih ingat bagaimana Como 1907 harus merenovasi Stadion Giuseppe Sinigaglia menjelang Serie A musim 2024-2025.
Kala itu, manajemen Como harus meningkatkan kapasitas stadion menjadi 12.000 tempat duduk, standar minimal untuk kompetisi Serie A.
Alhasil, Como mengawali Serie A 2024-2025 dengan bertamu ke rumah lawan dalam tiga pekan beruntun,.
Masing-masing menghadapi Juventus, Cagliari, dan Udinese.
Il Larian baru bisa menggunakan Sinigaglia pada pekan keempat Liga Italia 2024-2025, ketika melawan Bologna, pada 14 September 2024. (Wartabanjar.com)







