Menhaj Minta Peningkatan Kualitas Makanan Jemaah Haji 2026 Gelombang Kedua, Utamakan Keamanan Pangan
Kondisi ini kerap membuat jemaah menghabiskan waktu lebih lama untuk beribadah sehingga terlambat mengonsumsi makanan yang telah disediakan.
BACA JUGA: Kemenkes RI Jamin Makanan dan Hunian Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi Terjaga
BACA JUGA: Bumbu Makanan Jemaah Haji Didatangkan dari Indonesia
"Saya mengimbau kepada seluruh jemaah agar memperhatikan jadwal makan. Jika waktu makan telah tiba, segera kembali ke hotel untuk mengonsumsi makanan yang telah disiapkan. Pada setiap kemasan makanan juga telah dicantumkan batas waktu aman untuk dikonsumsi," ujarnya.
Menteri Haji dan Umrah berharap sinergi antara penyedia katering, petugas haji, dan kedisiplinan jemaah dapat memastikan layanan konsumsi di Madinah berjalan lebih optimal.
Dengan demikian, kebutuhan nutrisi jemaah dapat terpenuhi secara baik sehingga mereka tetap sehat dan bugar selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Jemaah haji Indonesia gelombang kedua dijadwalkan mulai bergerak dari Mekkah menuju Madinah pada 7 Juni 2026 untuk melanjutkan rangkaian ibadah sebelum kembali ke Tanah Air. (wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu