DKP3 Tabalong Usulkan 62 Unit Pompanisasi dan Pipanisasi, Dorong Lahan Tadah Hujan Capai IP200
WARTABANJAR.COM, TANJUNG– Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Tabalong mengusulkan program pompanisasi dan pipanisasi untuk memperluas cakupan lahan dengan status Indeks Pertanaman (IP) 200 atau tanam dua kali dalam setahun.
Program tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan lahan tadah hujan yang selama ini masih bergantung pada curah hujan.
Kepala DKP3 Tabalong, Fahrul Raji, mengatakan pihaknya telah mengajukan kebutuhan irigasi perpompaan sebanyak 23 unit dan 39 unit irigasi perpipaan, dengan total 62 unit, kepada Kementerian Pertanian.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari usulan awal yang masing-masing sebanyak 20 unit dan 25 unit.
Menurut Fahrul, bantuan tersebut diprioritaskan untuk kelompok tani yang memiliki komitmen meningkatkan indeks pertanaman di lahan tadah hujan.
“Jadi yang kita ajukan adalah daerah-daerah atau kelompok tani yang ingin meningkatkan indeks pertanamannya, khusus di lahan tadah hujan. Jadi mereka yang belum tanam mau ke IP200 maka kita kasih, untuk yang IP200 mau ke IP300 juga bisa,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Ia menjelaskan, program pompanisasi dan pipanisasi menjadi solusi untuk menambah pasokan air di lahan yang belum terjangkau jaringan irigasi permanen.
Dengan dukungan sarana tersebut, petani memiliki peluang lebih besar untuk melakukan percepatan tanam dan meningkatkan hasil produksi.
Meski demikian, hingga kini bantuan yang diajukan masih menunggu realisasi dari Kementerian Pertanian.
DKP3 Tabalong berharap seluruh usulan dapat segera terealisasi agar manfaatnya dapat dirasakan petani pada musim tanam mendatang.
BACA JUGA: 221 SD se Tabalong Ikuti Bimtek E-Ijazah dan Aplikasi Rumah Pendidikan
BACA JUGA: Empat Wartawan Pemegang Kartu UKW Madya di PWI Tabalong, Siap Bertarung di Konferkab
Fahrul menambahkan, peningkatan indeks pertanaman menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Selain meningkatkan produktivitas lahan, program ini juga diharapkan mampu menambah pendapatan petani dan memperkuat ketersediaan pangan di Kabupaten Tabalong secara berkelanjutan.
Usulan tersebut menjadi salah satu strategi DKP3 Tabalong dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.