“Ini telah disebut sebagai keajaiban olahraga, tetapi saya tidak sepenuhnya setuju," ujar Carlalberto Ludi, dikutip Tuttomercatoweb dari Radio Anch'Io Sport.

Baginya, sukses Como musim 2025-2026 merupakan hasil dari sebuah proyek yang terencana.

"Sebuah keajaiban tidak dibangun di atas kualitas, kompetensi, kerja keras, dan budaya. Kami melakukan semua itu dengan gagasan untuk memperbaiki posisi klasemen musim lalu."

"Memang benar Fabregas menyembunyikan kartu-kartunya, tetapi pada Januari lalu kami mengatakan kepada diri sendiri bahwa kami bisa melakukannya tanpa tekanan,” ujar Carlalberto Ludi menjelaskan. (Wartabanjar.com)