WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Upaya Polresta Banjarmasin menekan aksi balap liar terus dilakukan melalui patroli rutin pada malam hingga dini hari.

Hasilnya, dalam kurun waktu sepekan terakhir, sebanyak delapan unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar berhasil diamankan petugas.

Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul R.K. Siregar, melalui Kasi Humas, Ipda Adi Harry Sucahyo mengatakan, penindakan dilakukan di sejumlah titik yang kerap dijadikan arena balap liar oleh para pelaku.

“Selama satu minggu terakhir ada delapan kendaraan roda dua yang kami amankan dalam kegiatan penertiban balap liar,” ujar Adi, Rabu (3/6).

Menurutnya, petugas harus bergerak dinamis karena para pelaku kerap berpindah lokasi untuk menghindari pengawasan aparat. Karena itu, patroli dilakukan secara mobile dengan menyesuaikan informasi yang diterima di lapangan.

Baca Juga Puting Beliung Rusak 12 Rumah di HST, Romansyah Bertahan di Dalam Rumah

Baca Juga Kebakaran Hebat di Gang Kalimantan 1 Banjarmasin Luluhlantakkan Rumah dan Harta Diansyah

“Mereka sering berpindah-pindah tempat. Ketika petugas melakukan penjagaan di satu lokasi, aksi balap liar bisa terjadi di lokasi lain. Begitu ada laporan atau informasi, tim terdekat langsung bergerak melakukan penindakan,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, sebagian besar kendaraan yang diamankan diketahui telah dimodifikasi dan tidak sesuai spesifikasi teknis, termasuk penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong. Selain itu, banyak pengendara yang terjaring masih berusia di bawah umur.

Sebagai bentuk efek jera, para pelanggar dikenakan sanksi tilang dengan denda maksimal serta penahanan kendaraan selama tiga bulan.

“Semua yang terjaring kami proses sesuai aturan. Kendaraan ditahan selama tiga bulan dan pelanggar dikenakan sanksi tilang,” tegasnya.

Adi menambahkan, langkah tegas tersebut merupakan respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait suara bising knalpot dan aktivitas balap liar yang dinilai membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama kami,” katanya.