"Sesuai kesepakatan dengan manajemen baru, penyelesaian kasus ini menjadi tanggung jawab manajemen lama,” kata Yoyok Sukawi di akun Instagram @yoyok_sukawi.

"Untuk menyelesaikan, PSIS masih memikii tagihan piutang sangat besar dan belum dibayarkan oleh PT Liga Indonesia Baru,” lanjut dia.

Karena itu, Yoyok Sukawi mendesak PT LIB segera melunasi utangnya ke PSIS Semarang agar sanksi FIFA bisa dihapus.

Sementara Chief Operating Officer (COO) manajemen baru PSIS, Fariz Julinar, juga menyatakan sedang fokus untuk segera menyelesaikan masalah itu agar tidak mengganggu persiapan tim.

"Kami akan kroscek siapa pelapor dan akar masalahnya dengan sikap terbuka dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah ini," ucapnya. (wartabanjar.com)