Meski gaya bermain Arsenal kerap dianggap terlalu pragmatis oleh sebagian pengamat, Enrique justru menilai pendekatan itu sangat efektif.
”Orang mungkin mengatakan bahwa mereka tidak mencetak gol tim, tetapi siapa yang peduli tentang itu? Tanyakan kepada penggemar Arsenal mana pun, dan saya yakin mereka senang,” tandas Luis Enrique.
Biasanya PSG bermain dengan garis pertahanan tinggi dan pressing agresif. Namun, Enrique memberi sinyal bahwa pendekatan itu bisa berubah saat menghadapi Arsenal.
Melansir Football London, dia menegaskan timnya harus mampu beradaptasi demi menghentikan permainan kolektif Arteta.
”Semua ini berarti kita harus beradaptasi untuk bermain dan bertahan, dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan apa yang biasanya kita lakukan jika kita ingin mengalahkan mereka,” terang Luis Enrique.
Pernyataan itu memperkuat dugaan bahwa PSG akan tampil lebih hati-hati di final.
Tanda-tanda perubahan sebenarnya sudah terlihat saat PSG menghadapi Bayern Munich di semifinal.
Berbeda dari biasanya, mereka lebih konservatif dan bertahan lebih dalam, terutama di area sekitar kotak penalti.
Pendekatan tersebut membuat Bayern kesulitan menemukan ruang sepanjang pertandingan.
Meski mempertimbangkan perubahan struktur bertahan, Enrique memastikan identitas utama PSG tidak akan hilang. (Wartabanjar.com)







