“Kami ingin anak muda di Banua bisa saling berkolaborasi, belajar berorganisasi, dan berkembang bersama demi kemajuan daerah,” katanya.
Untuk meningkatkan kualitas organisasi kepemudaan, KNPI Kalsel juga berencana memperkuat komunikasi lintas sektor, mulai dari lintas partai, organisasi, hingga lintas agama, dan ia pun menegaskan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk membangun tujuan bersama.
“Selain memperkuat kolaborasi, KNPI juga akan menghadirkan berbagai pelatihan, seperti digitalisasi, marketing, branding, dan pengembangan keterampilan lainnya agar pemuda memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan masa kini,” tutur Andi Rustianto.
Ia berharap KNPI dapat menjadi rumah bersama bagi pemuda Kalimantan Selatan, termasuk mendukung pengembangan usaha anak muda, khususnya pelaku UMKM.
“Dengan pembinaan yang tepat, saya optimistis generasi muda Banua akan memiliki arah masa depan yang lebih jelas. Bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi sesama pemuda,” pungkasnya. (wartabanjar.com/iqnatius)







