Viral Orangutan Kurus Berjalan di Areal Tambang, Diduga di Kalimantan Timur
WARTABANJAR.COM - Sebuah video yang memperlihatkan seekor orangutan betina bertubuh kurus berjalan bersama anaknya, viral di media sosial dan memicu keprihatinan publik.
Dalam rekaman tersebut, kondisi tubuh orangutan tampak memprihatinkan karena hanya menyisakan tulang berbalut kulit berbulunya.
Sementara anaknya berjalan mengikuti sang induk di area lahan terbuka yang diduga berada disebuah areal pertambangan di Kalimantan Timur.
Video tersebut ramai dibagikan di berbagai platform media sosial, disertai narasi mengenai kerusakan hutan akibat aktivitas tambang dan perkebunan sawit.
Baca Juga: Kabar Demo Sopir Truk Mencuat, Pemkab Tabalong Gelar Rapat Benahi Distribusi Solar Subsidi
Baca Juga: Ini Batas Larangan Potong Kuku dan Rambut Bagi yang Berkurban Idul Adha
Hingga kini, lokasi dan waktu pasti pengambilan video belum dapat dipastikan secara independen. Namun sejumlah unggahan dan laporan media sebelumnya menyebut kejadian serupa pernah ditemukan di wilayah Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Dalam video yang beredar, orangutan dewasa terlihat berjalan perlahan di lahan gersang bersama seekor anak orangutan. Banyak pengguna media sosial mengaku sedih melihat kondisi satwa dilindungi tersebut.
Beberapa akun media sosial menarasikan bahwa orangutan mengalami kelaparan akibat hilangnya habitat alami.
Narasi itu kemudian memicu diskusi luas mengenai dampak pembukaan hutan terhadap kehidupan satwa liar di Kalimantan.
Warganet menilai, kemunculan orangutan di area terbuka bukan tanpa sebab. Satwa liar disebut terpaksa keluar dari habitatnya karena sumber makanan di hutan semakin berkurang.
Beberapa tahun sebelumnya, publik juga pernah dihebohkan dengan temuan induk orangutan kurus di area tambang wilayah tersebut.
Pada kasus yang sempat ramai diberitakan beberapa waktu lalu, petugas konservasi dilaporkan melakukan evakuasi terhadap induk orangutan yang ditemukan dalam kondisi lemah dan kekurangan nutrisi.
Anak orangutan yang terlihat bersama induknya juga sempat menjadi perhatian dalam proses pencarian dan penyelamatan.
Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi terbaru yang memastikan apakah video viral saat ini merupakan rekaman lama atau kejadian terbaru.