Selain kendaraan roda empat, petugas monitoring juga menemukan sepeda motor dengan tangki modifikasi atau “tangki beranak” masih dilayani pengisian BBM subsidi dengan jumlah sewajarnya.

Irfan menyebut pengisian untuk kendaraan roda dua tersebut paling banyak sekitar Rp100 ribu.

Tak hanya itu, Irfan juga mengungkap adanya laporan ketegangan antara sopir truk dan petugas SPBU Belanti, terkait antrean Bio Solar beberapa waktu lalu.

Ia menyebut sempat ada bus dari luar daerah yang ingin ikut antre mengisi Bio Solar, namun mendapat penolakan dari para sopir truk Barabai yang sudah terdaftar lebih dulu.

“Akhirnya mobil bus tersebut tidak jadi mengisi BBM. Nanti akan kami telusuri apa masalahnya terkait pelarangan itu,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Adew)