“Nah, sepanjang tahun 2025 kami sudah menyerahkan uang tunai kurang lebih Rp75 miliar untuk sekitar 3.000 orang,” jelasnya.
Dana tersebut diberikan untuk klaim Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja hingga Jaminan Kematian.
Selain bantuan klaim, BPJS Ketenagakerjaan juga mencatat sekitar 130 anak di Kabupaten Banjar menerima manfaat beasiswa karena orang tuanya meninggal dunia saat bekerja.
“Kurang lebih ada 130 anak yang menerima manfaat beasiswa BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
“Untuk dua orang anak maksimal bisa mendapat beasiswa sampai Rp174 juta hingga sarjana,” tambahnya.
Ardinata berharap perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Banjar terus meningkat sehingga semakin banyak pekerja informal mendapatkan jaminan sosial saat bekerja. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu







