Mengenal Tempat Ritual Gunung Kawi, Viral di Medsos karena Sarwendah dan Ruben Onsu

Sejak itulah, peziarah yang datang tidak hanya warga Indonesia tetapi banyak juga warga China atau keturunan China di Indonesia.

Bahkan, tidak sedikit yang menetap dengan menikahi warga setempat sehingga banyak bangunan bergaya China di sana.

Peziarah pun banyak yang datang kembali dan mengatakan rezekinya meningkat usai berziarah sebelumnya.

Dari sinilah muncul anggapan makam keramat itu bisa “mendatangkan” rezeki bagi peziarah.

Ritual-ritual pun kemudian berlangsung di kawasan itu.

Bantahan Sarwendah

Beredarnya video viral yang memperlihatkan Sarwendah di Gunung Kawi pun dikaitkan netizen dengan kemungkinan ritual mistis yang sedang dijalaninya.

Bahkan, netizen pun kemudian mengait-kaitkan kondisi kesehatan Ruben Onsu yang pernah drop.

Apalagi pernikahan Ruben Onsu dengan Sarwendah berakhir perceraian.

Menanggapi tudingan itu, tim penasihat hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Simon Abraham, langsung memberikan klarifikasi..

“Terkait pesugihan ataupun apa pun di belakangnya, termasuk tudingan guna-guna itu, semuanya adalah fitnah dan hoaks,” ujar Chris Sam Siwu.

Chris menegaskan menurunnya kondisi kesehatan Ruben Onsu tidak terkait aktivitas Sarwendah.

“Kalau terkait dengan kesehatan Bensu (Ruben Onsu), kita nggak bisa ngomong karena itu memang masalah pribadi dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan klien kami. Jadi, itu bohong semua,” tegasnya.

Sementara Simon Abraham menegaskan video itu adalah rekaman lama, sekitar 2021 atau 2022.

Kehadiran Sarwendah Tan di sana untuk keperluan profesional, bukan ritual mistis.

“Kira-kira 2021-2022. Jadi pada saat itu memang ada syuting podcast Kakak Beradik,” ucap Simon.

Di lokasi tersebut, Sarwendah juga didampingi oleh Jordi Onsu serta seluruh kru produksi untuk membuat konten hiburan bertema horor.

Simon juga membeberkan bahwa properti seperti gapura yang terlihat sakral dalam video tersebut sengaja dibangun oleh tim produksi demi kebutuhan estetika syuting, bukan bagian dari tempat pemujaan asli.

Terkait pernyataan juru kunci (kuncen) Gunung Kawi yang ikut berbicara dalam video viral tersebut, tim hukum Sarwendah mengaku masih mempelajari aspek hukumnya dan tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan.

“Ya kita menduga-duga mungkin asal bicara dia melihat ada artis di situ mungkin dia sedang apa begitu. Tapi apakah ada niat jahat di balik pemberitaan yang viral ini? Nah ini yang kita coba selidiki jangan sampai ke arah situ,” tegas Simon. (Wartabanjar.com/dwisud)