Ia menambahkan, HST selama ini juga dikenal sebagai salah satu daerah pemasok hewan kurban untuk sejumlah wilayah lain di Kalimantan Selatan hingga luar daerah seperti Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Menurutnya, distribusi hewan kurban tahun ini juga menghadapi sejumlah tantangan mulai dari proses karantina, pengiriman hingga faktor cuaca yang membuat sebagian pedagang mengaku distribusi ternak lebih sulit dibanding tahun sebelumnya.

Dinas Pertanian HST mengimbau masyarakat lebih teliti saat memilih hewan kurban.

Ternak yang layak dikurbankan harus dalam kondisi sehat, aktif, cukup umur, memiliki bulu cerah dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit seperti mata belekan, keluar cairan dari hidung, sariawan maupun pincang.

“Kalau masyarakat masih ragu dalam memilih ternak, silakan konsultasikan ke Dinas Pertanian atau bidang peternakan. Kami juga berharap apabila ada ternak sakit atau ditemukan dugaan penyakit, segera dilaporkan agar bisa cepat ditangani,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Adew)

Editor: Yayu