Pedagang di Barabai HST Tetap Berjualan di Tengah Banjir

Meski harus berpindah tempat berjualan, ia bersyukur dagangannya masih tetap laku dibeli warga.

“Alhamdulillah untuk penjualan di luar juga lancar, masih ada pembelinya. Rumah tidak banjir, cuma lapak di pasar yang kebanjiran,” katanya.

Sementara itu, kondisi berbeda dirasakan Syafa, pedagang kue kering di kawasan Manjang, Barabai. Meski lokasi jualannya masih dikepung genangan air, ia memilih tetap membuka lapak seperti biasa.

Namun menurutnya, sejak banjir pembeli menjadi berkurang karena banyak pengendara takut berhenti di tengah genangan air.

“Kalau banjir memang banyak yang lewat, tapi orang tidak berani singgah karena takut motornya mogok. Jadi penghasilan berkurang dibanding hari biasa,” ujarnya.

Hingga Selasa siang, genangan air masih terlihat di sejumlah titik kawasan pasar dan jalan di Kota Barabai, meski debit air di beberapa wilayah mulai berangsur surut. (wartabanjar.com/Adew)