WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Kawasan Jalan Kelayan A dekat Jembatan 5 Oktober arah ke Teluk Kubur, Kota Banjarmasin, Selasa (19/5/2026) siang ini direndam banjir.

Beredar rekaman video warga yang menunjukkan kondisi ketinggian air di lokasi itu di atas mata kaki orang dewasa.

Kondisi banjir itu membuat warga yang mengendarai kendaraan terpaksa menuntun kendaraannya.

"Air sudah mulai dalam di Jalan Kelayan A ke sananya dari Jembatan 5 Oktober ke arah Teluk Kubur," ujar seorang pria yang merekam video itu.

Sementara itu, BMKG Kalsel menyebut daerah perairan muara Sungai Barito yang meliputi Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala, berpotensi mengalami banjir rob sebagai akibat dari fase Super New Moon.

BACA JUGA: 60 SD Terdampak Banjir Banjarmasin, Terbanyak di Selatan dan Timur

BACA JUGA: Gedung Sekolah Dasar Paling Banyak Rusak Akibat Banjir Banjarmasin

Super New Moon ini terjadi pada 17 Mei 2026, merupakan fenomena bulan di langit berupa fase perigee (jarak bulan dan bumi menjadi lebih dekat) dan juga bulan baru.

Dampak dari fase Super New Moon ini terjadi pada 18-27 Mei 2026, antara pukul 08.00 hingga 15.00 Wita dengan ketinggian air mencapai 3 meter.

"Wilayah terdampak adalah pesisir perairan Sungai Barito. Warga di daerah terdampak diimbau waspada terhadap segala dampak buruk banjir tersebut," ujar BMKG Kalsel di Instagram Stasiun Meteorologi Bandara Syamsudin Noor.

Sebagai dampaknya adalah terganggunya aktivitas keseharian masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan serta pesisir.

"Seperti kegiatan bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir serta perikanan darat," kata BMKG lagi.

(wartabanjar.com/ahmad raihan)

Editor: Yayu