Ambulans Dipersulit Isi BBM, DPRD Kotim Minta Polisi Bertindak
Ukuran Huruf:
Sorotan SP Lumban Gaol tersebut muncul, setelah ada seorang supir ambulance yang mengaku dipersulit saat hendak mengisi BBM untuk menjemput pasien.
"Supir ambulance juga mengeluhkan adanya oknum yang diduga menguasai antrean pengisian BBM di SPBU tersebut. Bahkan kendaraan ambulance yang hendak mengisi pertalite disebut sempat dihalangi," ujarnya seperti dikutip Mata Kalteng, kemarin.
Ia berharap seluruh SPBU di Kotim dapat menjadi tempat pelayanan publik yang tertib dan bebas dari praktik pungli maupun penguasaan antrean berkedok parkir.
Karena itu, ia meminta Kapolres Kotim beserta jajaran melakukan monitoring rutin terhadap kondisi di lapangan agar pelayanan BBM subsidi benar-benar tepat sasaran. (Wartabanjar.com)