Lebih lanjut, ia berharap ke depannya terjalin komunikasi yang lebih intensif dengan dunia industri di Tanah Laut agar kurikulum pelatihan bisa selaras dengan kebutuhan pasar kerja (link and match).

"Kita berharap lulusan kita bisa diserap industri. Artinya mungkin ada informasi dari mereka ingin merekrut kompetensi A, B, C, sehingga kita bisa fokus menyiapkan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan industri kita," tutup Nopriadi.(Wartabanjar.com/Gazali/*)

Editor Restu