Wabah Hantavirus Sedang Menyebar, WHO Tegaskan Bukan Pandemi Baru

Namun, penyebab pasti kematian keduanya masih dalam tahap investigasi.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan bahwa dua orang pertama yang dikonfirmasi positif memiliki riwayat perjalanan melalui Argentina, Chile, dan Uruguay dalam sebuah tur pengamatan burung.

Ia mengatakan, mereka mengunjungi lokasi-lokasi yang menjadi habitat spesies tikus yang dikenal membawa virus tersebut.

Meskipun hantavirus biasanya menyebar dari hewan pengerat ke manusia, WHO mencatat bahwa dalam wabah terbaru ini, transmisi antarmanusia telah terdokumentasi untuk pertama kalinya.

Otoritas kesehatan dunia kini tengah berpacu dengan waktu untuk melacak puluhan penumpang yang telah turun dari kapal.

Pada 24 April lalu, sejumlah penumpang disembarkasi di Pulau St Helena, wilayah seberang laut Inggris.

Di Inggris, dua dari tujuh warga negaranya yang baru kembali telah menjalani isolasi mandiri, sementara pelacakan terhadap satu individu lainnya masih berlangsung.

Di Spanyol, pihak berwenang tengah berdiskusi dengan Inggris untuk mengirimkan penerbangan repatriasi bagi warga negara Inggris saat kapal tiba di Tenerife.

Amerika Serikat (AS) juga memantau tiga penumpangnya yang telah kembali ke negara bagian Georgia dan Arizona.

Sementara itu, Badan Penyakit Menular Singapura sedang mengisolasi dan menguji dua pria yang berada dalam satu penerbangan dengan korban meninggal asal Belanda saat menempuh perjalanan dari Johannesburg, Afrika Selatan. (wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Yayu