WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Satuan Binmas Polres Tanah Laut kembali turun ke lapangan untuk mengevaluasi efektivitas pengamanan berbasis masyarakat.

Langkah ini diwujudkan melalui lomba penilaian Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) yang menyasar berbagai wilayah hukum Polsek jajaran pada Rabu, 6 Mei 2026.

Penilaian maraton ini dilakukan secara seksama di sembilan lokasi strategis.

Baca Juga

Kejari HST Sita Dokumen dari 4 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Alat Kesehatan 2022

Titik evaluasi meliputi Satkamling Desa Padang (Bati-Bati), Desa Handil Babirik (Bumi Makmur), Desa Bingkulu (Tambang Ulang), serta Dusun Wonosari di Desa Batu Mulya (Panyipatan).

Tim penilai juga menyambangi Desa Gunung Makmur (Takisung), Desa Batu Ampar, Desa Asri Mulya (Jorong), Desa Kebun Raya (Kintap), dan berakhir di Desa Bumi Jaya (Pelaihari).

Bukan sekadar seremonial, kompetisi ini menjadi instrumen untuk mengukur sejauh mana kesiapsiagaan warga dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat rukun tetangga.

Tim dari Sat Binmas membedah aspek vital mulai dari kelengkapan fisik pos, ketertiban administrasi, konsistensi jadwal ronda, hingga ketersediaan sarana penunjang keadaan darurat.

Kapolres Tanah Laut melalui Kasat Binmas AKP Mujiyono menegaskan bahwa keberadaan Satkamling adalah garda terdepan dalam sistem pengamanan swakarsa.

Menurutnya, penguatan peran warga sangat krusial untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan.

“Melalui lomba Satkamling ini diharapkan dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama serta mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.​

Melalui momentum perlombaan ini, Polres Tanah Laut berharap budaya gotong royong dalam menjaga lingkungan tidak hanya aktif saat penilaian berlangsung, namun menjadi standar harian demi mewujudkan situasi kamtibmas yang benar-benar kondusif di Bumi Tuntung Pandang.(Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu