WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Aula Habibi Ainun menjadi saksi momen emosional saat puluhan siswa Kelas XII MAN Insan Cendekia (MAN IC) Tanah Laut, Kalimantan Selatan, resmi dilepas untuk menyongsong babak baru pendidikan mereka, Kamis (7/5/2026).

​Acara pengukuhan dan pelepasan siswa tahun ajaran 2025/2026 ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto.

Dalam narasinya, ia menekankan bahwa status sebagai alumni sekolah unggulan membawa beban tanggung jawab moral yang besar bagi kemajuan peradaban.

Membuka sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para siswa yang telah menyelesaikan masa studi di lingkungan pendidikan yang kompetitif.

Ia berharap transisi menuju perguruan tinggi dapat dilewati dengan hasil yang maksimal.

​"Bersyukurlah, karena tidak semua orang dapat bersekolah di MAN IC. Kalian adalah bagian dari insan-insan pilihan," ujar Bupati.

​Ia mengingatkan bahwa sebagai putra-putri daerah, menjaga reputasi almamater adalah kewajiban yang melekat.

Lebih dari itu, peran manusia sebagai khalifah di bumi menuntut kontribusi nyata dalam membangun tatanan sosial yang lebih baik.

​"Cari makna hidup yang lebih dalam, terutama dengan sifat pribadi kalian masing-masing. Setelah memiliki makna hidup, langkah selanjutnya adalah memiliki pilihan hidup: apakah kalian ingin hidup biasa-biasa saja, atau ingin hidup yang lebih baik?" tegasnya.

​Bupati menyoroti pentingnya visi yang terukur.

Menurutnya, keberhasilan di masa depan sangat bergantung pada sejauh mana para lulusan mampu mengeksekusi rencana-rencana yang telah disusun sejak dini.

"Miliki tujuan tersebut. Kalian adalah generasi penerus yang harus memiliki tanggung jawab dan tujuan. Hidup kalian harus mengikuti step by step yang sudah direncanakan. Karena jika tidak memiliki dasar dan tujuan, maka kelak kalian akan mengalami kebingungan," pesannya.

Menutup arahannya, H. Rahmat Trianto memberikan suntikan motivasi agar para lulusan optimistis menatap persaingan global.

Ia memproyeksikan para siswa MAN IC sebagai aktor kunci dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia di Bumi Tuntung Pandang.