WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Jajaran Polsek di bawah Polresta Banjarmasin terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dengan memantau perkembangan tanaman jagung di Desa Panggung Baru, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Kegiatan pemantauan ini dilakukan secara rutin sejak proses penanaman bersama Kelompok Tani Sumber Makmur.

Plh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul RK Siregar, melalui Kasi Humas, Ipda Adi Harry Sucahyo menjelaskan, para Kapolsek bersama personel turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi tanaman tetap optimal.

Baca Juga ABK KM Cemara Nusantara 6 Terseret Arus Sungai Barito

Menurutnya, keterlibatan anggota di lapangan juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani, sekaligus memantau perkembangan hasil tanam secara berkala.

“Personel berkoordinasi langsung dengan kelompok tani agar setiap hambatan bisa segera diketahui dan dilaporkan, termasuk perkembangan tanaman jagung yang sudah ditanam,” ujarnya, Jumat (1/5).

Saat ini, usia tanaman jagung bervariasi, mulai dari 26 hingga 56 hari. Masa panen diperkirakan berlangsung pada pertengahan Juli hingga awal Agustus 2026.

Ipda Adi Harry menambahkan, setiap Polsek mengelola lahan tanam sekitar 3 hektare. Secara keseluruhan, luas lahan yang digarap jajaran Polresta Banjarmasin mencapai kurang lebih 18 hektare.

Ia juga menjelaskan, lokasi penanaman dipilih di luar Kota Banjarmasin karena keterbatasan lahan untuk pertanian skala besar di wilayah perkotaan.

“Untuk penanaman skala besar memang tidak memungkinkan di dalam kota, sehingga kami memanfaatkan lahan di Kabupaten Tanah Laut,” jelasnya.

Selain di Tanah Laut, Polresta Banjarmasin juga mengembangkan penanaman jagung di kawasan KM 17 Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Di lokasi tersebut, tersedia dukungan lahan seluas 11 hektare dari Kapolda Kalsel, dengan 5 hektare di antaranya telah ditanami.

“Langkah ini merupakan bagian dari kontribusi kami dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.(wartabanjar.com/iqnatius)

Editor Restu