Ada di antara mereka yang berjoget dan memainkan alat musik tabuh.
Terpampang juga lirik lagu ‘Erika’ yang ditampilkan melalui sebuah videotron.
Menurut keterangan resmi HMT ITB, video dan audio terkait lagu Erika sudah di-take down dari kanal resmi HMT ITB.
HMT ITB juga telah menyampaikan permohonan maaf.
“Menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatinan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan.”
“Perlu kami sampaikan bahwa Orkes Semi Dangdut HMT-ITB (OSD) merupakan salah satu unit kegiatan yang berada dalam lingkup HMT-ITB yang telah berdiri sejak tahun 1970-an dan untuk lagu berjudul “Erika” dibuat pada tahun 1980-an.”
“Kami menyadari bahwa merupakan sebuah kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini,” tulis HMT ITB dalam keterangannya di kanal resmi ITB, Rabu (15/4/2026). (Wartabanjar.com/dwisud)
Editor Restu







