“Tentu ini memerlukan perhatian khusus dan penanganan yang komprehensif. Tidak dapat dilakukan sendiri oleh jajaran kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh sektor, mulai dari pemerintah desa, kecamatan hingga masyarakat luas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi serta menyusun strategi penanganan yang lebih efektif.
Pertemuan koordinasi ini dihadiri unsur pemerintah desa, kecamatan, serta kepala puskesmas di Kabupaten Banjar, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (wartabanjar.cok/IKhsan)
Editor: Yayu













