Tabalong Perkuat Budaya Inovasi, Targetkan Predikat Nasional IGA 2026
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar evaluasi dan penguatan inovasi daerah di Aston Tanjung City Hotel, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan Tabalong dalam menghadapi ajang Innovative Government Award (IGA) 2026, dengan target meraih predikat nasional sebagai daerah terinovatif.
Evaluasi tersebut dihadiri Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani serta Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), Yusharto Huntoyungo yang hadir sebagai narasumber.
Dalam rangkaian kegiatan, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dengan Bupati Tabalong terkait pelaksanaan budaya inovasi.
Komitmen ini menjadi bentuk keseriusan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus mengembangkan inovasi sekaligus mempertahankan posisi Tabalong sebagai salah satu kabupaten terinovatif di Indonesia.
Kepala Bapperida Tabalong, H Arianto, mengatakan kegiatan evaluasi ini diikuti sebanyak 125 peserta dari berbagai unsur di lingkungan Pemkab Tabalong.
“Sebanyak 125 peserta terdiri dari Kepala Perangkat Daerah, Kepala UPT, Camat, Lurah, hingga Kepala Puskesmas se-Tabalong,” ujarnya.
Berdasarkan data terbaru per 8 April 2026, tercatat sebanyak 355 inovasi telah terinput dalam aplikasi Dinda (Database Inovasi Daerah), yang berasal dari perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, puskesmas hingga unit pelaksana teknis.
Namun demikian, Arianto mengungkapkan masih terdapat 11 SKPD yang belum memiliki inovasi atau nihil kontribusi dalam pengembangan inovasi daerah.
Beberapa di antaranya yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), Kecamatan Bintang Ara, Kecamatan Jaro, Kecamatan Kelua, Kecamatan Muara Harus, Kelurahan Agung, Kelurahan Hikun, Kelurahan Jangkung, Kelurahan Mabuun, serta Kelurahan Pulau.
Ia pun mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tabalong untuk menjadi agen inovasi dengan terus menggali potensi di masing-masing instansi.
“Kalau teman-teman ASN mau menggali, sebenarnya banyak potensi yang bisa kita kembangkan,” katanya. (wartabanjar.com/Suhardi)
Editor: Andi Akbar