Sikap responsif ASN juga menjadi sorotan, terutama dalam menghadapi dinamika lingkungan dan cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah Tanah Laut.
Menurutnya, ASN tidak boleh lengah karena setiap perubahan iklim membawa risiko bencana yang berbeda.
”Kita dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu, saat kemarau berpotensi kebakaran, saat hujan berpotensi banjir. Ini menjadi pengingat bagi kita untuk menjaga keseimbangan serta meningkatkan kewaspadaan,” ungkap Hairin.
Guna memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, Hairin mendorong agar sekat-sekat antarinstansi diruntuhkan melalui komunikasi yang lebih cair dan kolaboratif.
Sinergi antar-SKPD dianggap sebagai kunci utama dalam menyukseskan program pelayanan publik.
Mengakhiri amanatnya, ia berpesan agar seluruh pegawai menjadikan setiap hambatan di lapangan sebagai bahan bakar motivasi untuk terus bertumbuh dan memberikan kontribusi terbaik bagi Bumi Tuntung Pandang.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Staf Ahli, Asisten, para kepala SKPD, pimpinan perusahaan daerah, serta seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.(Wartabanjar.com/Gazali/*)
Editor Restu







