Souto juga menyoroti perbedaan persiapan kedua tim. Thailand sudah lama bermain bersama dengan skuad yang solid, sementara Indonesia baru berkumpul lima hari sebelum turnamen. Meski begitu, ia percaya semangat juang para pemain Garuda akan menjadi modal penting menghadapi tekanan di laga final.
Para pemain Indonesia, seperti Andres Dwi Persada Putra, yang tampil gemilang saat melawan Australia di fase grup, diharapkan kembali menunjukkan performa terbaik. Souto menekankan pentingnya menjaga identitas permainan Indonesia agar bisa memberi kejutan di hadapan publik Thailand.
Dengan motivasi tinggi dan dukungan penuh masyarakat Tanah Air, Timnas Futsal Indonesia bertekad menjadikan final ini bukan sekadar partisipasi, melainkan momentum untuk membuktikan diri sebagai kekuatan futsal Asia Tenggara. Laga melawan Thailand akan menjadi ujian sesungguhnya apakah Garuda mampu menembus dominasi Negeri Gajah Putih di pentas regional. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







