Barcelona Siap Hadapi Atletico dengan Filosofi Permainan Sendiri di Liga Champions
WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Barcelona menegaskan akan tetap memainkan gaya khas mereka saat menghadapi Atletico Madrid di leg pertama perempatfinal Liga Champions 2026. Pelatih Hansi Flick menekankan pressing dan penguasaan ruang sebagai kunci untuk menghindari kekalahan telak seperti di Copa del Rey.
Barcelona vs Atletico: Fokus pada Identitas Permainan
Barcelona akan menjamu Atletico Madrid pada leg pertama perempatfinal Liga Champions, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. Meski menyadari kekuatan lawan yang pernah menumbangkan mereka 0-4 di Copa del Rey, Blaugrana bertekad tampil dengan gaya permainan sendiri. Hansi Flick menegaskan timnya harus konsisten dengan filosofi pressing dan penguasaan ruang.
Hansi Flick: Tekanan dan Konsistensi
Pelatih asal Jerman itu menekankan pentingnya fokus sejak awal pertandingan. “Kami memiliki gaya main sendiri dan harus berpegang teguh pada hal itu. Tekanan tinggi dan menemukan ruang adalah hal utama,” ujar Flick. Ia menambahkan bahwa target Barcelona jelas: mencapai semifinal Liga Champions.
Modal Kemenangan di Liga Spanyol
Barcelona datang dengan modal positif setelah mengalahkan Atletico 2-1 di Liga Spanyol akhir pekan lalu. Gol Marcus Rashford dan Robert Lewandowski memastikan kemenangan di Civitas Metropolitano, meski sempat tertinggal lebih dulu lewat Giuliano Simeone. Hasil ini menjadi dorongan moral penting jelang duel di Eropa.
Atletico Madrid: Ancaman Simeone
Meski kalah di liga, Atletico tetap menjadi lawan berat. Tim asuhan Diego Simeone dikenal dengan pertahanan solid dan serangan balik cepat. Barcelona harus mewaspadai intensitas permainan Los Colchoneros yang kerap menyulitkan lawan di kompetisi Eropa.
Target Semifinal Liga Champions
Barcelona menempatkan semifinal sebagai tujuan utama. Flick menegaskan bahwa semua pemain ingin tampil di Liga Champions dan kesempatan ini harus dimaksimalkan. Dengan dukungan penuh di kandang, Blaugrana berharap bisa mengamankan hasil positif sebelum leg kedua.
Identitas dan Ketahanan Mental