WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Marc Marquez menghadapi awal musim MotoGP 2026 dengan performa yang belum sesuai ekspektasi. Meski berstatus juara bertahan, rider Ducati ini belum sekali pun naik podium di balapan utama. Ia hanya mampu finis keempat di Brasil dan kelima di Amerika Serikat, sementara hasil terbaiknya datang dari Sprint Race dengan kemenangan di Brasil dan runner-up di Thailand.
Cedera Bahu Masih Membayangi
Manajer Ducati, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa Marquez belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu yang dialami akibat crash di MotoGP Indonesia musim lalu. Cedera tersebut memaksanya menjalani operasi dan hingga kini masih membatasi performanya di lintasan.
Mantan pebalap MotoGP, Andrea Dovizioso, menilai kondisi Marquez jauh lebih buruk dari yang terlihat. Menurutnya, Marquez bukan tipe pembalap yang suka beralasan, sehingga banyak pihak tidak menyadari betapa seriusnya masalah fisik yang dihadapi sang juara dunia.
Selain masalah motor, Marquez sendiri mengakui bahwa tubuhnya belum 100%. Dalam wawancara dengan Ducati, ia menyebut bahwa performanya melempem bukan hanya karena motor, tetapi juga karena kondisi fisiknya yang belum kembali ke level terbaik.







