Bupati HST Apresiasi Raihan 132 Medali Porprov 2025

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini sebagai fondasi utama dalam mencetak prestasi yang berkelanjutan. Selain itu, peningkatan kualitas latihan, manajemen pembinaan, serta sinergi antar pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, KONI, dan cabang olahraga juga dinilai menjadi kunci keberhasilan.

Namun di balik apresiasi tersebut, Bupati juga menyampaikan sejumlah catatan penting terkait kondisi keolahragaan di daerah. Dalam sesi silaturahmi yang dihadiri pengurus KONI, pelatih, dan atlet, ia menyoroti masih adanya persoalan yang perlu segera dibenahi secara serius.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah fenomena atlet asli daerah yang justru memperkuat kabupaten lain. Kondisi ini dinilai sebagai tantangan besar yang dapat menghambat kemajuan olahraga di Hulu Sungai Tengah.

“Ini bentuk pengkhianatan yang harus menjadi tanggung jawab bersama untuk mencegahnya,” tegas Bupati.

Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam dunia olahraga tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada rasa memiliki terhadap daerah serta komitmen untuk membangun prestasi bersama.

Di sisi lain, Ketua KONI Hulu Sungai Tengah, Yajid Fahmi, turut menyampaikan evaluasi terhadap capaian yang diraih pada Porprov sebelumnya. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan, baik dari sisi manajemen maupun kesiapan atlet.

“Meskipun prestasi di Porprov Tanah Laut tergolong memprihatinkan, insan olahraga tetap bersemangat dan mengakui adanya kesenjangan kepengurusan yang berdampak pada kesiapan atlet yang belum maksimal,” ujarnya.