WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Sebanyak 610 Calon jemaah haji asal Kabupaten Tabalong telah memasuki pembinaan tahap akhir ditandai dengan penutupan manasik haji oleh Bupati Tabalong pada 30 Maret 2026 di Islamic Center Maburai Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tabalong, H Nabhan Fansuri pada wartabanjar.com, Rabu (1/4/2026).

"610 calon jemaah yang  sudah masuk dalam usulan manifes haji sudah memasuki tahap akhir pembinaan,"ujarnya.

Nantinya, lanjut Nabhan, Calon Jemaah haji tersebut akan di bagi menjadi dua kelompok penerbangan (kloter) yaitu kloter BDJ 03 yang akan masuk asrama 26 April 2026 dan BDJ 19 yang akan masuk pada 19 Mei 2026.

Dijelaskannya, tahapan rangkaian pembinaan ibadah haji saat ini yang sudah memasuki tahapan akhir ini sudah dilaksanakan empat kali di tingkat kecamatan dan satu kali di tingkat kabupaten.

“Untuk pembinaan sudah selesai, tetapi kami tetap melakukan pembinaan internal dengan Dinas Kesehatan, sekaligus untuk memantau terus jemaah haji karena masa pemberangkatan masih ada waktu kurang lebih satu bulan lagi,” katanya.

Sementara itu dari jumlah calon jemaah haji setelah tahapan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji, dijelaskan Nabhan, terdapat satu jemaah yang meninggal dunia dan satu menunda keberangkatan.

“Satu jemaah meninggal dan sudah digantikan jemaah cadangan dan ada satu calon jemaah yang menunda keberangkatan karena alasan tugas,” jelasnya.

Ditambahkannya, terkait kesehatan calon jemaah haji, dari Dinkes atau dokter kloter terus melakukan pemetaan terhadap kondisi jemaah.

“Tahapan pelaksanaan kesehatan saat ini proses vaksinasi, setelah itu nanti ada tes kebugaran di masing-masing puskesmas,” ujarnya. (wartabanjar.com/Suhardi).

Editor: Andi Akbar