BKPSDM Hadirkan LENTERA DIKLAT, Panduan Pengembangan Kompetensi ASN

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tabalong menghadirkan pedoman teknis identifikasi kebutuhan program pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program LENTERA DIKLAT atau Layanan Terpadu Responsif Analisis Kebutuhan Pendidikan dan Pelatihan.

Plt Kepala BKSDM Tabalong, Fauzan menjelaskan pedoman tersebut disusun sebagai panduan bagi perangkat daerah dalam merencanakan pengembangan kompetensi ASN secara lebih terarah dan berbasis kebutuhan organisasi.

“Melalui LENTERA DIKLAT, proses identifikasi kebutuhan pelatihan dilakukan secara langsung dan sistematis,” ujar Fauzan pada wartabanjar.com, Sabtu (14/3/2026).

Baca Juga Heboh! Diduga Oknum Kades di Balangan Terekam Aksi Tak Pantas Saat Live TikTok, Netizen: “Pecat!!”

Ditambahkannya, penyusunan kebutuhan pelatihan itu mempertimbangkan berbagai aspek strategis di masing-masing perangkat daerah.

“Beberapa hal yang menjadi dasar dalam proses identifikasi tersebut antara lain visi dan misi perangkat daerah, rencana strategis (Renstra) perangkat daerah, target kinerja instansi, hingga indikator kinerja utama,” jelas Fauzan.

Dengan pendekatan ini lanjutnya, setiap program pendidikan dan pelatihan yang direncanakan diharapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi serta mendukung pencapaian target kinerja instansi.

BKPSDM berharap melalui pedoman teknis LENTERA DIKLAT, program pengembangan kompetensi ASN dapat disusun secara lebih tepat sasaran, relevan dengan tantangan organisasi, serta mampu meningkatkan kinerja aparatur.