Bima Cili Hattrick Juara Lomba Bagarakan Sahur HST, Tradisi dari 1970-an Terus Hidup di Tatah Barikin
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Grup bagarakan sahur Bima Cili kembali menunjukkan dominasinya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Kelompok asal Desa Tatah Barikin itu sukses mempertahankan gelar juara pertama untuk ketiga kalinya berturut-turut pada Lomba Bagarakan Sahur 2026.
Kemenangan tersebut melengkapi catatan prestasi mereka setelah sebelumnya juga meraih juara pada 2023 dan 2025.
Baca Juga Viral Bau Busuk di Jalan Tol Lingkar Selatan Banjarmasin
Sementara pada 2024 lomba bagarakan sahur tidak digelar. Dengan hasil itu, Bima Cili berhasil mempertahankan dominasinya dalam ajang tahunan yang digelar di Taman Dwi Warna Barabai, Rabu (11/3/2026) malam.
Salah satu anggota tim, Ahmad Rizali, mengaku bangga atas pencapaian tersebut.
Menurutnya, mempertahankan gelar juara selama beberapa tahun bukan hal yang mudah karena setiap peserta menampilkan kreativitas dan konsep yang berbeda.
“Alhamdulillah pasti bangga dan senang atas pencapaian ini. Kami sudah tiga kali berturut-turut jadi juara satu, dan masih bisa bertahan di puncak yang diinginkan semua peserta,” ujarnya.
Rizali menjelaskan, penampilan Bima Cili tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu alat musik dimainkan dengan cara dibawa berjalan oleh para pemain, tahun ini seluruh alat musik dipasang menggunakan stan.
Sehingga penampilan terlihat lebih rapi dan fokus pada komposisi musik.
“Tahun ini sangat upgrade dibandingkan tahun kemarin. Dari segi konsep garapan ada peningkatan, tapi yang paling terasa perubahan ada pada musiknya,” jelasnya.
Dalam penampilannya, Bima Cili memadukan berbagai alat musik perkusi sederhana seperti drum, katuk panjang, pamo’ong seng, galon air, hingga ember cat. Melodi tambahan juga dihasilkan dari taso yang disetel agar menghasilkan nada yang selaras.
Kelompok ini beranggotakan sembilan orang pemain dengan rentang usia yang beragam. Bahkan, penampilan mereka juga dimeriahkan oleh seorang anak kecil yang ikut memukul galon sebagai bagian dari ritme musik. Aksi energik anak kelas 1 SD tersebut sempat mencuri perhatian penonton yang memadati area lomba.