WARTABANJAR.COM, PALANGKA RAYA – Aksi pencurian dengan pemberatan bermodus pecah kaca mobil kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Empat unit mobil yang terparkir di kawasan Jalan Brigjen Katamso menjadi sasaran pelaku pada Selasa (10/3/2026) siang.

Para pemilik kendaraan diketahui sedang menghadiri kegiatan sosialisasi Kartu Huma Betang Sejahtera dan silaturahmi bersama Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, di Istana Isen Mulang.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polresta Palangka Raya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi.

Kapolresta Palangka Raya Dedy Supriadi melalui Perwira Pengawas yang memimpin olah TKP, M Abrar, mengatakan petugas dari Pamapta III SPKT bersama gabungan piket fungsi telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.

“Empat unit mobil yang menjadi sasaran curat bermodus pecah kaca telah kami lakukan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti serta keterangan dari saksi dan korban. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan Satreskrim Polresta Palangka Raya,” jelas Abrar.

Dalam kejadian tersebut, empat kendaraan milik warga mengalami kerusakan pada bagian kaca mobil akibat aksi pelaku. Selain kerusakan kendaraan, beberapa korban juga kehilangan barang berharga yang tersimpan di dalam mobil.

Dari hasil pendataan sementara, pelaku berhasil membawa kabur tas milik korban berinisial DY (31) yang berisi uang tunai sebesar Rp1,7 juta. Selain itu, satu unit laptop juga dilaporkan hilang dari mobil milik korban AU (50).

Sementara itu, dua mobil lainnya milik korban AT (26) dan R (65) hanya mengalami kerusakan pada kaca kendaraan tanpa ada barang yang dilaporkan hilang.

Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku di balik aksi pencurian tersebut. Polisi juga tengah mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi serta keterangan tambahan dari para saksi.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil untuk menghindari aksi kejahatan serupa.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad