WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Produksi perikanan budidaya di Kabupaten Banjar terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Komoditas ikan patin dan ikan nila menjadi penyumbang terbesar yang mendorong daerah ini mencatatkan produksi tertinggi di Kalimantan Selatan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani, mengatakan tingginya produksi tersebut menjadikan Kabupaten Banjar sebagai daerah dengan produksi perikanan budidaya terbesar di Kalimantan Selatan pada 2025.
Menurutnya, capaian tersebut didukung realisasi produksi yang hampir mencapai 100 persen dari target yang telah ditetapkan pada tahun sebelumnya.
Ia menjelaskan dua komoditas utama yang menjadi tulang punggung produksi perikanan budidaya di daerah tersebut adalah ikan patin dan ikan nila yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat.
Selain memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat lokal, hasil budidaya tersebut juga dipasarkan ke berbagai daerah di Kalimantan.
Sipliansyah menyebutkan distribusi hasil budidaya dari Kabupaten Banjar tidak hanya menjangkau wilayah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Sebagian produksi juga dikirim ke sejumlah provinsi tetangga seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.







