WARTABANJAR.COM – Masyarakat diimbau agar menggunakan energi, baik BBM maupun LPG, secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan selama periode Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Diketahui imbauan ini disampaikan PT Pertamina Patra Niaga menyusul potensi peningkatan konsumsi energi menjelang Hari Raya.
“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dikutip Sabtu (7/3/2026).
Pertamina juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG, karena tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dan memiliki konsekuensi hukum.
Menurut Roberth, perseroan memastikan kesiapan pelayanan masa mudik dengan empat pilar layanan, yakni energi, wilayah atensi, program promosi, serta layanan tambahan.
Sebagai langkah antisipasi peningkatan konsumsi, Pertamina Patra Niaga telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan.
Langkah tersebut meliputi build up stock, penguatan sarana distribusi, serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah melalui kementerian, kedutaan besar dan perwakilan luar negeri, mitra bisnis, hingga mitra internasional sesama badan usaha. Pertamina juga memastikan sistem monitoring distribusi berjalan optimal.
Selain itu, Pertamina memanfaatkan sistem digitalisasi seperti Pertamina Digital Hub yang memungkinkan pemantauan penyaluran energi secara real-time dari sisi hulu hingga hilir.







